Tips Menghangatkan Kembali Sisa Hidangan Seafood

Seafood atau hidangan laut adalah jenis makanan yang berasal dari hewan laut maupun tumbuhan laut yang ditangkap maupun dibudidaya. Ada banyak sekali jenis hewan laut yang bisa dijadikan seafood mulai dari jenis ikan, udang, hingga kerang dan hewan lainnya. Umumnya seafood akan disajikan sebagai menu spesial yang tentunya akan dimasak dalam jumlah yang besar dan banyak.

Biasanya, olahan seafood tidak selalu langsung habis dimakan dan sisa dari makanan tersebut masih bisa disimpan dan dinikmati lagi. Hidangan laut atau seafood sendiri jika telah diolah biasanya bisa bertahan hingga maksimal tiga hari setelahnya jika disimpan dengan benar. Berbagai jenis olahan seafood bahkan tetap terasa sedap jika disimpan lalu dipanaskan kembali dengan cara yang baik dan benar.

Dalam proses memanaskan kembali seafood yang telah disimpan, makanan tersebut akan kering atau berbau ikan. Hal tersebut cukup wajar namun jika mengikuti beberapa tips dan trik memanaskan seafood, hal tersebut mungkin bisa dihindari. Berikut ini adalah beberapa tips untuk menghangatkan kembali hasil masakan seafood dengan baik dan nikmat:

Hindari Menggunakan Microwave

Tips pertama untuk menghangatkan kembali sisa seafood adalah sebisa mungkin untuk menghindari penggunaan microwave untuk menghangatkan seafood. Penggunaan microwave untuk menghangatkan makanan biasanya bisa membuat makanan menjadi overcook di bagian luar dan bagian tengah tetap dingin. Microwave biasanya lebih pas untuk menghangatkan jenis makanan lain seperti sup atau hidangan nasi yang bisa diaduk ketika dipanaskan.

Memanaskan kembali seafood di dalam microwave bukan merupakan ide yang bagus untuk dilakukan karena hal tersebut bisa merusak teksturnya. Disamping itu, memanaskan sisa seafood di dalam microwave juga lebih berpotensi menimbulkan bau amis dan merusak lemaknya. Walaupun begitu, ada beberapa jenis seafood yang bisa dipanaskan dengan microwave tanpa merusak tekstur dan rasa seperti scallop dan udang.

Hangatkan Seafood Menggunakan Oven

Cara yang bisa disebut terbaik untuk menghangatkan sisa olahan seafood yang tidak habis adalah dengan menggunakan oven. Hampir semua jenis hidangan seafood bisa dipanaskan kembali menggunakan oven pada temperatur rendah tanpa merusak makanan tersebut. Oven membuat proses menghangatkan seafood menjadi lebih mudah dan membuat seafood sendiri menjadi seenak ketika pertama kali dimasak.

Untuk menghangatkan sisa olahan seafood dalam oven, caranya adalah dengan mengatur terlebih dahulu suhu oven pada temperatur yang rendah. Setelahnya, sisa seafood terlebih dahulu ditempatkan pada loyang yang diberi sedikit minyak dan air kemudian ditutup dengan lapisan aluminium foil. Lalu sisa seafood yang sudah tertutup tersebut dipanaskan pada oven selama 10 hingga 15 menit hingga menjadi hangat keseluruhannya.

Buat Menu Baru Dari Sisa Olahan Seafood

Triks terakhir untuk memanaskan kembali sisa seafood yang tidak habis adalah dengan cara memasaknya menjadi menu lain. Membuat sisa seafood menjadi menu baru atau sebagai campuran menu baru tentunya adalah cara terbaik agar sisa seafood tidak terbuang. Ada banyak sekali jenis menu yang bisa dibuat dengan menggunakan sisa olahan seafood yang masih belum habis.

Jenis seafood seperti udang memang bisa tetap enak ketika dipanaskan keesokan harinya, namun untuk jenis seafood lainnya tidak selalu begitu. Maka opsi terbaik adalah dengan memasak kembali menjadi menu baru atau sebagai topping dari olahan menu lain. Beberapa jenis menu dari sisa seafood yang bisa dibuat adalah salad, nasi goreng seafood, maupun tumisan seafood.

Beberapa tips dan trik untuk menghangatkan makanan diatas memerlukan beberapa alat memasak yang biasanya juga mempengaruhi hasil masakan. Karenanya perlu alat memasak yang berkualitas untuk menjaga agar seafood yang dihangatkan lagi tetap terjaga kualitas gizi dan rasanya. Sekarang sudah cukup banyak toko mesin makanan yang menjual berbagai jenis alat memasak berkualitas sehingga orang-orang lebih mudah untuk mendapatkannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *