Kawat Seling Stainless

Klasifikasi Bahan Pembuat Kawat Stainless

Kawat seling adalah kawat baja yang dipilin untuk dijadikan sebuah tali baja. Kawat seling ini dibuat untuk digunakan dalam kebutuhan sehari-hari, seperti mengangkat atau menarik beban berat yang memerlukan besar. Selain itu kawat seling stainless juga banyak digunakan untuk keperluan industry. Seperti industry perkapalan, industry minyak dan gas, industry manufaktur, penggunaan di dermaga, sektor kelistrikan dan industry-industri lainnya.

Salah satu jenis bahan yang digunakan untuk pembuatan kawat seling adalah stainless  steel. Kawat seling stainless yang dijual dipasaran juga memiliki karakteristik dan fungsi yang tidak sama. Sebagai bahan pembuat kawat, stainless steel sendiri di klasifikasikan menjadi 4 kelompok, yaitu:

  1. Martensitic

Martensitic memiliki kandungan carbon pada kisaran 0,08% sampai 2,0%, sedangkan untuk chromenya  sebesar 12 hingga 14%. Kandungan karbon yang tingggi sangat baik dalam merespons panas guna memberik kekuatan mekanis. Baja kelas ini bersifat magnetis sangat bagus untuk berbagai aplikasi karena memiliki kombinasi baik  pada ketahanan korosi.

  • Ferritic

Kandungan chrome yang dimiliki ferritic adalah sebanyak 17% dengan carbon di antara 0,08% sampai 0,2%. Ferritic memiliki sifat ketahanan terhadap korosi yang dapat meningkat pada suhu tinggi. Namun untuk kelompok baja tahan karat yang bersifat magnetis ini memiliki penggunaan yang terbatas. Karena sulit di lakukan perlakuan panas pada jenis stainless steel ini.

  • Austenitic

Untuk kelompok stainless steel jenis austenitic ini memiliki kandungan chrome sebesar 17% sampai 25% serta Nikel yang ada pada kisaran angka 8% hingga 20%. Kelompok baja tahan karat ini juga memiliki sifat yang non magnetic. Selain itu autenitic sendiri masih terbagi lagi ke dalam beberapa tipe atau klasifikasi.

  • Duplex

Duplek merupakan kelompok stainless steel terbaru yang memiliki keseimbangan pada chrome, molybdenum, nikel serta nitrogennya. Semua kandungan yang dimiliki duplek merupakan campuran yang sama antara ferit dan austenite. Dari campuran tersebut kemudian dihasilkan kekuatan yang tinggi dan tahan dari korosi. Jenis ini direkomendasikan untuk dipakai pada suhu -50 derajat hingga +300 derajat celcius.

Nah, sebelum memilih kawat seling stainless, sebaiknya anda melakukan analisa terlebih dahulu mengenai bahan apa yang akan digunakan. Salah dalam memilih jenis kawat seling tentu akan memberikan hasil yang kurang memuaskan. Oleh karena itu pilih dengan teliti dan jangan terburu-buru agar anda tidak menyesal nantinya dikemudian hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *