Ketentuan Zakat Fitrah

Salah satu dari 5 rukun Islam merupakan membayar zakat. Zakat ialah harta yang harus disisihkan oleh penganut agama Islam buat diberikan kepada kalangan yang berhak. Zakat juga terdiri dari 2 berbagai, ialah zakat fitrah serta zakat mal.

Zakat fitrah merupakan zakat yang harus dicoba para muslim menjelang hari raya Idul Fitri ataupun pada bulan Ramadan. Zakat mal( harta) merupakan zakat pemasukan semacam hasil pertanian, hasil pertambangan, hasil laut, hasil perniagaan, hasil ternak, harta penemuan, emas serta perak.

Syarat dalam membayar zakat fitrah

Ada beberapa syarat dalam membayar zakat fitrah. Mereka yang harus membayar zakat fitrah wajib beragama Islam serta merdeka, masih hidup pada malam hari raya, serta mempunyai kelebihan dari kebutuhan pokoknya buat tiap hari.

Kala menunaikan kewajiban buat zakat fitrah, hendaknya keluarkanlah pada waktu yang pas. Karena, bila terlampaui dari waktu tersebut hingga waktu tersebut tidak dikira legal. Pembayaran zakat boleh ditunaikan semenjak dini bulan Ramadan, tetapi yang sangat afdhal merupakan saat sebelum melakukan salat Idul Fitri.

Baca Juga: Surat Al Qur’an yang Tidak Diawali Basmalah

Perhitungan besaran zakat fitrah

Tiap bayi sampai orang berusia mempunyai kewajiban membayar zakat sebesar 3, 5 liter ataupun 2, 5 kilogram beras, ataupun santapan pokok dari wilayah yang bersangkutan. Lantaran santapan pokok Indonesia merupakan nasi, beras dapat dijadikan zakat.

Apabila kalian ingin mengubahnya dengan duit, kalian wajib membayar cocok dengan harga dari 2, 5 beras tersebut. Kalian dapat menyalurkan dana tersebut di masjid ataupun lembaga amil zakat yang tepercaya.

Baca Juga: Bacaan Sholat Jenazah Muhammadiyah

Tentang Niat Zakat Fitrah

Pada dikala membayar zakat fitrah, membaca hasrat itu berarti sebab niat ialah maksud buat melakukan suatu perbuatan. Niat pula bagian dari penentu legal ataupun tidaknya sesuatu amalan.

Niat zakat fitrah sendiri dibaca cocok dengan kepentingannya tiap- tiap bagi orang yang membayar zakat fitrah ataupun orang yang hendak dibayarkan zakatnya.

Perihal tersebut meliputi teks hasrat zakat fitrah buat diri sendiri, buat istri, buat anak pria, buat anak wanita, buat diri sendiri serta keluarga, ataupun buat orang yang hendak diwakilkan.

Baca: Doa Menerima Zakat Fitrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *