Ini Syarat Lengkap Yang Diperlukan Dalam Mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan)

syarat mengurus izin imb

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) merupakan produk hukum yang berisi persetujuan dan perizinan yang diterbitkan oleh Kepala Daerah Setempat yang wajib diurus pemilik bangunan yang hendak membangun, merobohkan, menambah maupun merenovasi suatu bangunan. Izin ini sangat penting Anda tanyakan, terutama bagi Anda yang baru membeli rumah. Jangan sampai Anda membeli rumah yang tidak ada izinnya alias bangunan illegal. Selain itu, dengan surat-surat berharga tersebut, nilai property Anda tidak malah berkurang dan justru semakin kuat di mata hukum sekaligus hasil desain rumah dari arsitek yang merencanakannya akan menciptakan tata letak bangunan yang aman dan teratur.

Lantas apa saja syarat mengurus IMB yang wajib dipenuhi dan dipersiapkan oleh pemilik tanah? Berikut hasil wawancara penulis dengan arsitek dari Konsultan Arsitek Online (www.ArsitekOnline.com) yang berhasil penulis hubungi via telpon dan merangkumnya untuk Anda sebagai berikut:

syarat mengurus imb

Syarat Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Mengingat kepemilikan IMB sangat penting diurus bagi setiap rumah yang akan dibangun demi terciptanya ketertiban dan keteraturan dalam penataan sebuah kota, maka IMB ini sangat penting kehadirannya. Ini berlaku juga ketika terjadi jual beli rumah dan sangat penting dalam menjaga nilai sebuah property, baik yang didesain oleh arsitek maupun tidak didesain oleh arsitek.

Pemerintah bergandengan tangan dengan arsitek, banyak sekali memberikan penyuluhan kepada warganya terkait teknis pembuatan IMB hingga syarat mengurus izin IMB yang harus dipersiapkan pemohon. Persyaratan untuk mengurus surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sangatlah berbeda-beda tergantung jenis kategori bangunan yang Anda miliki. Semakin besar jenis bangunan yang Anda miliki maka semakin tinggi biaya serta waktu pengerjaan surat-surat tersebut.

Namun pada kesempatan kali ini penulis bersama arsitek hendak berbagi informasi terkait syarat mengurus IMB untuk kategori rumah tinggal. Sebelum melakukan serangkaian proses pembuatan IMB, seluruh pemohon diwajibkan untuk melengkapi seluruh berkas dokumen yang dibutuhkan sebagai salah satu prasyaratnya. Dokumen berkas tersebut meliputi fotokopi identitas kepemilikan, fotokopi SPPT dan Bukti Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Tahun Berjalan, fotokopi surat kepemilikan tanah, surat kuasa apabila dikuasakan, serta surat pernyataan kepemilikan tanah.

Setelah berkas tersedia lengkap, maka Anda langsung bisa mengikuti proses pembuatan IMB sesuai dengan arahan petugas. Jika gambar denah sudah selesai dibuat oleh arsitek, barulah proses pengajuan IMB akan dilaksanakan dan biasanya akan memakan waktu setidaknya 14 hari jam kerja. Nantinya biaya pengurusan surat IMB akan dihitung berdasarkan luasan rumah yang bersangkutan yaitu dengan tarif Rp.2500 untuk setiap meternya tergantung peraturan Pemda setempat yang berbeda-beda.

Nah, itulah tadi syarat mengurus IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang bisa kami informasikan untuk Anda pada kesempatan kali ini. Mudah dan gampang sekali bukan? Bila ada yang masih kurang jelas, bisa Anda tanyakan lebih lanjut ke jasa arsitek ataupun biro arsitek di kota Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *