Daftar Aplikasi Berbahaya Android Terbaru, Ada yang Sudah Dipasang Jutaan Kali!

Saat melakukan pemasangan aplikasi di smartphone android, umumnya kita akan langsung memasangnya melalui daftar yang ada di Google Play Store. Kita mungkin tidak pernah memikirkan apakah aplikasi yang kita download tersebut dapat membahayakan smartphone atau membahayakan data atau privasi yang kita miliki karena sudah difilter oleh Google Play Store.

Akhir-akhir ini, salah satu perusahaan yang bergerak dibidang keamanan, yaitu VPNPro, secara mengejutkan mengumumkan daftar aplikasi yang dapat membahayakan smartphone serta memungkinkan terjadinya pencurian data melalui aplikasi yang terdapat di Google Play Store. Yang lebih mengagetkannya lagi, aplikasi yang dimaksud oleh perusahaan tersebut setelah dilakukan pengecekan telah dipasang lebih dari 1 juta pengguna android, yang bisa jadi salah satunya adalah kamu.

Salah satu aplikasi membahayakan yang dimaksud adalah Viva Video. Aplikasi Viva Video merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh developer asal negara china yang dikenal sebagai salah satu aplikasi edit video android yang paling banyak pengguna. Jika dilihat pada statistik yang tertulis pada Google Play Store, Viva Video hingga saat ini telah dipasang lebih dari 100 juta pengguna android. Wow!

Ada beberapa hal yang menjadi temuan dari pihak VPNPro saat melakukan pemantauan, yaitu potensi aplikasi Viva Video sebagai aplikasi Spyware. Saat melakukan pemasangan Viva Video, aplikasi akan meminta izin untuk akses ke pengaturan smartphone, hal ini juga meliputi hak akses untuk kemampuan membaca dan menulis pada penyimpanan pengguna.

Tidak berhenti disitu saja, aplikasi Viva Video juga diketahui meminta izin untuk mengakses lokasi pengguna secara spesifik. Hal ini tentu saja jika kita pikir kembali sangat tidak diperlukan oleh aplikasi yang secara fungsi adalah untuk mengolah video. Maka dari itu, kedua akses ini sangat berpotensi memungkinkan untuk terjadinya penjualan data yang telah dikumpulkan. Tentu ini bukan jumlah yang sedikit, setidaknya ada puluhan hingga jutaan data yang telah dikantongi.

Selain izin akses yang menyimpang, Viva Video juga ditemukan mengandung malware yang dapat membahayakan smartphone kamu. Jika kamu merupakan pengguna dari aplikasi ini, ada baiknya kamu untuk melepasnya sementara dan menggunakan alternatif lainnya hingga aplikasi ini dipastikan benar-benar aman untuk dapat digunakan kembali.

Maka dari itu, meskipun aplikasi yang kamu pasang sudah terdapat di tempat mendownload aplikasi resmi android, yaitu Google Play Store, kamu tetap harus melakukan pengecekan terkait hak akses apa saja yang diminta oleh aplikasi bersangkutan. Tentu saja ini mungkin merepotkan, namun ini juga akan menjadi langkah baik untuk mencegah terjadinya pencurian terhadap data diri yang ada di smartphone milik kamu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *